Selasa, 14 Mei 2024

 MODEL-MODEL PERENCANAAN PENDIDIKAN

Makalah Ini Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah

PERENCANAAN PENDIDIKAN

Dosen Pengampu : SUHAIMAH, M.Pd

Disusun oleh :

ROBIYATUL ADAWIYAH

                             

               



PROGRAM STUDIY MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM  

                                  SEKOLAH TINGGI ILMU TARBIYAH      

                                           KABUPATEN BATU BARA  

                                               SUMATERA UTARA

                                                     T.A 2024/2025


                                      



KATA  PENGANTAR

Alhamdulillahi Robbil Alamin, segala puji dan Syukur yang kepada Allah Penguasa alam semesta dan Sholawat berangkai Salam kepada ushwatun hasana kita baginda nabi Muhammad SAW. Semoga dengan memperbanyak sholawat kita semua dapat syafaat beliau di hari kemudian, Allahumma Sholli ala Muhammad wa ala alihi wa shobihi was salim. Syukur yang luar biasa karena Allah telah memberi kesempatan kepada hambah untuk dapat menyelesaikan Makalah ini dengan judul “MODEL-MODEL PERENCANAAN PENDIDIKAN” .

Dengan bimbingan langsung dari dosen kami yang luar biasa ibu SUHAIMAH, M.Pd (semoga Allah senantiasa memberinya Kesehatan dan keberkahan umur) sehingga terbitlah makalah ini, yang pastinya masih sangat banyak kekurangan dan jauh dari kata sempurna.

Demikian kata pengantar ini saya sampaikan, keritik dan saran yang membangun sangat saya harapkan untuk lebih baik lagi kedepannya dalam Menyusun makalah-makalah selanjutnya. Terima kasih.

 

 

 

 

Batubara, 13 Mei 2024

 

 

Penyusun

ROBIYATUL ADAWIYAH

 

                                             DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR .......................................................................  i      

DAFTAR ISI ......................................................................................  ii

BAB I PENDAHULUAN

A.    Latar belakang ..............................................................................  1

B.     Rumusan masalah .........................................................................  1

C.     Tujuan ...........................................................................................  1

BAB II PEMBAHASAN

MODEL-MODEL PERENCANAAN PENDIDIKAN................... 2

BAB III PENUTUP

A. Kesimpulan .....................................................................................  19

B. Saran ...............................................................................................  20

DAFTAR PUSTAKA


 

 

 

 


BAB I

PENDAHULUAN

MODEL-MODEL PERENCANAAN PENDIDIKAN

A.    Latar Belakang

         Seorang guru selain dituntut memiliki ilmu yang cukup dan komunikatif dalam mengajar, juga harus memiliki kemampuan membuat perencanaan pembelajaran agar materi yang disampaikan menjadi terarah dan mudah dimengerti oleh peserta didiknya.

         Untuk memudahkan dalam penyampaian materi. terdapat beberapa format model perencanaan pembelajaran. Dari model-model perencanaan pembelajara yang dikemukakan para ahli masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan.

 

B.     Rumusan Masalah

Model-Model Perencanaan Pendidikan

 

C.     Tujuan


Untuk Mengerti Model-Model Perencanaan Pendidikan

 


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

PEMBAHASAN

MODEL-MODEL PERENCANAAN PENDIDIKAN

Pengertian model pembelajaran Secara umum istilah model diartikan sebagai kerangka konseptual yang digunakan sebagai pedoman atau acuan dalam melakukan suatu kegiatan. Dalam pengertian lain, model juga diartikan sebagai barang atau benda tiruan dari benda sesungguhnya, misalnya globe merupakan bentuk dari bumi. Selanjutnya istilah model digunakan untuk menunjukkan pengertian pertama sebagai kerangka proses pemikiran.[1] Model pembelajaran adalah kerangka konseptual yang melukiskan prosedur yang sistematis dalam mengorganisasikan pengalaman belajar untuk mencapai tujuan belajar tertentu, dan berfungsi sebagai pedoman bagi para perancang pembelajaran dan para pengajar dalam merencanakan aktivitas belajar mengajar.[[2]] Jadi Model pembelajaran merupakan bentuk pembelajaran yang tergambar dari awal sampai akhir yang disajikan secara khas oleh guru. Dengan kata lain, model pembelajaran merupakan bungkus atau bingkai dari penerapan suatu pendekatan, metode, dan teknik pembelajaran.

Ada beberapa model perencanaan pendidikan adalah:

1. Model komprehensif

Model ini digunakan untuk menganalisis perubahanperubahan di dalam layanan pendidikan secara menyeluruh. Disamping itu, model ini memiliki fungsi sebagai pedoman di dalam menguraikan ragam rencana yang lebih khusus ke arah tujuan pendidikan yang lebih luas.

2. Model Target Setting

Model ini digunakan untuk memperkirakan atau memproyeksi tingkat perkembangan di dalam kurun waktu tertentu. Dalam persiapannya membutuhkan model untuk analisis demografis dan proyeksi penduduk, model untuk memproyeksikan jumlah peserta didik di sekolah, dan model untuk memproyeksikan kebutuhan tenaga kerja. Persoalan yang muncul merupakan model yang manakah yang paling baik diterapkan di dalam penyusunan perencanaan pendidikan, Menurut para ahli sebaiknya model perencanaan pendidikan yang dipakai dalam proses layanan pendidikan di setiap satuan pendidikan adalah mengintegrasikan beberapa model tersebut di atas, dengan tetap memperhatikan situasi dan kondisi yang dihadapi oleh masing-masing lembaga pendidikan.

3. Model Pembiayaan dan Keefektifan biaya

Model ini digunakan untuk menganalisis suatu proyek dengan kriteria efisiensi dan efektivitas pembiayan layanan pendidikan. Dengan model ini dapat diketahui bahwa proyek layanan pendidikan yang mana paling layak dan terbaik untuk didanai dan dikembangkan dibandingkan dengan proyekproyek lainnya. Model ini hampir sama dengan pendekatan untung rugi.

4. Model Planning, Programming, Budgeting System (PPBS)

Model Planning, Programming, Budgeting System (PPBS), adalah model sistem perencanaan, pemrograman, dan penganggaran layanan pendidikan. Model ini seringkali digunakan pada perencanaan pendidikan perguruan Tinggi Negeri. PPBS meruapakan suatu pendekatan sistematis dan komprehensif yang berusaha menentukan tujuan, mengembangkan program-program untuk dicapai dengan menggunakan anggaran seefisien dan seefektif mungkin, dan mampu menggambarkan kegiatan program pendidikan jangka panjang (Usman, H. 2008).

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata model diartikan sebagai contoh, pola acuan ragam, macam, atau barang tiruan yang kecil dan tepat misalnya yang diikuti. Oleh sebab itu model perencanaan pendidikan dapat didefinisikan sebagai contoh yang digunakan di dalam penyusunan suatu perencanaan, lebih umum membahas rencana dan kebijakan tertinggi dalam instansi pendidikan. Menurut Suprayogi (2014) model dan metode perencanaan pendidikan tentunya berbeda dengan model dan metode perencanaan pengajaran, perencanaan pendidikan cakupannya lebih luas dan lebih umum menyangkut rencana dan kebijakan yang dikeluarkan oleh pengambil kebijakan tertinggi dalam instansi pendidikan. Model perencanaan pengajaran memuat beberapa komponen sistem pembelajaran dan unsur kegiatan yang dilakukan, baik oleh guru maupun siswa dalam proses pembelajaran. Macam-macam model perencanaan dalam pendidikan yaitu:

1.        Model Perencanaan Komprehensif

Model ini digunakan untuk menganalisis perubahanperubahan di dalam suatu sistem pendidikan secara menyeluruh. adapun fungsinya adalah sebagai suatu patokan dalam menjabarkan rencana-rencana yang lebih spesifik ke arah tujuan yang lebih luas. Metode ini dapat digunakan untuk menganalisis perubahan secara luas dalam suatu sistem pendidikan secara menyeluruh (Fattah Nanang dalam Endin Mujahidin Dkk, 2009).

2.        Model Target Setting

Model ini diperlukan di dalam upaya melakukan proyeksi atau memperkirakan tingkat perkembangan dalam kurun waktu tertentu. Dalam persiapannya dikenal sebagai model untuk analisis demografis dan proyeksi penduduk, model untuk memproyeksikan jumlah siswa yang terdaftar dalam sekolah, dan model untuk memproyeksikan kebutuhan tenaga kerja.

3.        Model PPBS

PPBS (Planning, Programming, Budgetting System), dalam bahasa Indonesia merupakan sistem perencanaan, penyusunan program, dan penganggaran (SP4). Menurut Fattah (2013: 51) model ini bermakna bahwa perencanaan, penyusunan program, dan penganggaran dipandang sebagai suatu sistem yang komprehensif untuk pengambilan keputusan yang efektif. Harry J. Hartley (dalam Nurhasanah, 2022) mengungkapkan bahwa PPBS adalah proses perencanaanyang komprehensif yang meliputi program budget sebagai komponen utamanya. Ciri-ciri SP4 (Sistem Perencaan Penyusunan Program Dan Penganggaran) menurut Timan (2004) adalah sebagai berikut:

a.       Menghubungkan masukan instrumental dengan uang yang dibutuhkan.

b.      SP4 berawal dari penetapan tujuan nasional. Oleh sebab itu perencanaan dengan SP4 bersifat dari atas ke bawah (top down).

c.       Menghubungkan tujuan umum dengan program yang bersifat khusus.

d.      Menghubungkan program dengan sumber-sumber yang diperlukan.

Untuk memahami PPBS secara baik, maka perlu kita perhatikan sifat-sifat esensial dari sistem ini. Esensi dari PPBS adalah sebagai berikut:

a.       Membandingkan dan menganalisis alternatif tersebut, yaitu mencari kombinasi yang memberikan efektifitas yang paling besar dari sumber yang ada dalam pencapain tujuan.

b.      Menggambarkan biaya total dari setiap alternatif, baik biaya langsung ataupun tidak langsung, biaya yang telah lewat ataupun yang akan datang, baik biaya yang berupa uang ataupun biaya yang tidak berupa uang.

c.       Memerinci secara cermat dan menganalisis secara sistematik terhadap tujuan yang hendak dicapai.

d.      Mencari alternatif-alternatif yang relevan, cara yang berbeda-beda untuk mencapai tujuan.

e.       Memberikan gambaran tentang efektifitas setiap alternatif dan bagaimana alternatif itu mencapai tujuan (Nurhasanah, 2022).

Model ini memiliki makna perencanaan, penyusunan program, dan penganggaran dipandang sebagai suatu sistem yang tak terpisahkan satu sama lainnya. PPBS adalah suatu proses yang komprehensif untuk pengambilan keputusan yang lebih efektif. Menurut Kast dan Rosenwzweig (dalam Nurhasanah, 2022) PPBS adalah suatu pendekatan yang sistematik yang berusaha untuk menetapkan tujuan, mengembangkan programprogram untuk dituju, menemukan besarnya biaya dan alternatif, dan menggunakan proses penganggaran yang merefleksikan kegiatan program jangka panjang.

4. Model Pembiayaan dan Efektivitas Biaya

Penggunaan model dalam pendidikan didasarkan bahwa pendidikan tidak terlepas dari biaya yang diharapkan membawa keuntungan atau benefit. Dapat dikatakan model ini sama dengan model untung rugi.

Model ini digunakan untuk menganalisis proyek-proyek dalam kriteria efisien dan efektivitas ekonomis. Dengan model ini dapat diketahui proyek yang paling fisibel dan memberikan suatu perbandingan yang palingbaik di antara proyek-proyek yang menjadi alternatif penanggulangan masalah yang dihadapi. Penggunaan model ini dalam pendidikan didasarkan pada pertimbangan bahwa pendidikan itu tidak terlepas dari masalah pembiayaan. Dan dengan sejumlah biaya yang dikeluarkan selama proses pendidikan diharapkan dapat memberikan keuntungan tertentu (Mubin, Fatkhul, 2020).


[1]